Vonis 10 Tahun Jaksa Pinangki, ICW: Yang Pantas 20 Tahun

Jaksa Pinangki Sirna Malasari

JAKARTA, 1kata.com – Vonis 10 tahun penjara terhadap jaksa Pinangki Sirna Malasari serta denda Rp600 juta, dinilai terlalu ringan, sehingga tidak memberikan efek jera.

Pernyataan ini disampaikan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana terkait vonis 10 tahun penjara terhadap jaksa Pinangki Sirna Malasari serta denda Rp600 juta, dalam kasus pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) untuk Djoko Soegiarto Tjandra terlalu ringan, sehingga tidak memberikan efek Hera kejahatan.

“Putusan yang dijatuhkan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi kepada Pinangki Sirna Malasari masih belum cukup memberikan efek jera. ICW meyakini putusan yang pantas dijatuhkan kepada Pinangki adalah 20 tahun penjara,” kata Kurnia Ramadhana, Senin (8/2/2021).

Putusan 10 tahun penjara, menurutnya, menunjukkan sangat ringannya tuntutan yang sebelumnya dibacakan oleh jaksa penuntut umum (JPU).

Selain itu, rentang jarak hukuman antara tuntutan Jaksa dan putusan hakim pun menggambarkan ketidakseriusan Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam mengusut perkara.

“Hingga saat ini, ICW meyakini masih banyak yang belum terungkap dalam penanganan perkara Pinangki. Misalnya, mengapa Djoko Tjandra percaya begitu saja dengan Pinangki untuk mengurus persoalan hukumnya di Indonesia?” katanya.

Seperti diketahui, Hakim Pengadilan Tipikor menghukum Jaksa Pinangki Sirna Malasari dengan pidana penjara selama 10 tahun. Ia juga dihukum membayar denda sebesar Rp 600 juta subsider 6 bulan kurungan.

Hakim menilai Jaksa Pinangki terbukti bersalah dalam tiga perbuatan yang didakwakan. Yakni, suap, pencucian uang, serta pemufakatan jahat.

“Mengadili, menyatakan Terdakwa Pinangki Sirna Malasari terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah,” kata Ketua Majelis Hakim Ignasius Eko Purwanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (8/2/2021).

“Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa tersebut oleh karena itu dengan pidana penjara selama 10 tahun,” imbuh hakim.

Sumber: CR-03
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below