Polda Lampung Jerat Lima Tersangka pada Korupsi Proyek Jalan

Jajaran Polda Lampung

LAMPUNG, 1kata.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung menetapkan lima tersangka kasus pekejaan kontruksi proyek Jalan Ir Sutami-Sribowono.

“Ada lima tersangka, yaitu BWU, HE, BHR, SHR, dan RS,” kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Sabtu (24/4/2021).

Penetapan kelima tersangka ini dilakukan setelah dilaksanakan gelar perkara khusus atas perkara PT. Usaha Remaja Mandiri (PT. URM) yang merupakan kontraktor pembangunan Jalan Ir Sutami-Sribowono tersebut.

Dari kelima tersangka itu, dua orang warga luar Provinsi Lampung, sedangkan tiga orang tersangka lainnya warga Bandarlampung.

Pasal yang dipersangkakan kepada kelima tersangka, yakni Pasal 2 atau Pasal 3 UU RI Nomor 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana.

Atas perbuatannya, kelima tersangka terancam pidana penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar.

Diketahui, Polda Lampung melakukan penyidikan terkait kasus korupsi pekerjaan kontruksi Jalan Ir Sutami KM 17 Tanjung Bintang hingga Sribawono tahun anggaran 2018-2019 yang dilaksanakan oleh PT. Usaha Remaja Mandiri.

Atas dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan PT. URM ini, kerugian negara mencapai Rp60 hingga Rp65 miliar. Polda Lampung juga turut menyita uang Rp10 miliar dari PT. URM yang diduga hasil korupsi proyek pekerjaan kontruksi Jalan Ir Sutami tersebut.

Sumber: CR-07
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below