Kemenkop Tawarkan Rumah Produksi Bersama bagi UMKM

Teten Masduki

DENPASAR, 1kata.com – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki menawarkan konsep rumah produksi bersama bagi UMKM untuk memperkuat pasar-pasar tradisional khususnya yang ada di wilayah Kabupaten Klungkung, Bali.

“Kami menawarkan konsep rumah produksi bersama,” kata Teten Masduki, dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Klungkung, Bali, Selasa (8/6/2021).

Ia menambahkan, bisa juga kami bangunkan kawasan rumah produksi bersama berstandar industri. Di situlah UMKM bisa masuk karena sekarang tidak ada lagi hibah.

Kalau hibah, yang untung itu pihak pengadaan barangnya, jadi tidak boleh begitu. Sehingga kami sediakan akses pembiayaan yang murah berstandar industri.

Konsep rumah produksi bersama ini, lanjutnya, sekaligus berfungsi untuk memperkuat pasar-pasar tradisional dan memiliki daya tarik, efektif serta berpengaruh pada peningkatan penjualan selanjutnya juga bisa dihubungkan dengan digital sehingga pasar tradisional dapat bersaing.

Sementara itu, untuk menerapkan konsep rumah produksi bersama ini membutuhkan biaya kira-kira mencapai Rp100 miliar, lanjutnya, dengan rumah produksi bersama ini pelaku UMKM bisa meningkatkan kualitas produknya karena diproduksi dengan alat modern.

Selain itu juga terintegrasi dengan perizinan, misalnya dalam pengurusan izin halal dan izin edar lebih mudah karena sudah standar industri.

“Misalnya untuk produk sejenis sentra perkayuan, butuh peralatan modern untuk mengelola kayunya supaya furnitur-furnitur yang diproduksi oleh UMKM standar kayunya kualitas industri. Begitu juga pada sektor lainnya, seperti kuliner dan fashion,” ucapnya.

Rumah produksi bersama juga bisa mengkonsolidasikan pembiayaan isi bahan baku sesuai standar industri. Penggunaan alat-alat produksinya juga modern dan efektif bagi UMKM.

Sumber: deva
Editor: m.hasyim
Foto: 1kata.com

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below