Disabilitas Korban Pemerkosaan Lapor ke Polres Bogor, Minta Pelaku Ditangkap

BOGOR, 1kata.com – Keluarga korban pelecehan seksual dan pemerkosaan yang diwakili R. Agus Suherman dengan didampingi tim kuasa hukum dari AWASS Law Firm melaporkan tindakan terduga pelaku berinisial U ke Polres Bogor, Rabu (8/9/2021) lalu.

Wisnu Herjuno selaku kuasa hukum mengungkapkan, laporan diterima dengan Nomor LP: LP/B/1302/IX/2021/JBR/ RES BOGOR.

Ia mengungkapkan, awal mula kejadian tersebut terungkap saat Melati (nama samaran) mengeluh kesakitan pada kemaluannya. Kepada keluarganya Melati mengaku telah dicabuli oleh terduga pelaku U.

Pencabulan tersebut dilakukan U dirumahnya di Kampung Tapos 2, Kecamatan Tenju, Bogor. Korban saat itu sedang berada di depan rumahnya, ia mengaku ditarik oleh U yang tinggal tepat di seberang rumah korban.

Sesampai di dalam rumah, U merudapaksa Melati dan korban sempat memberontak namun terus dipaksa dan tidak dapat melakukan apapun hingga akhirnya diperkosa. Setelah itu korban mengaku diberi uang 15.000.

Wisnu Herjuno mengatakan pencabulan dilakukan berkali-kali sejak Mei sampai Juli 2021. Lebih mirisnya lagi, korban merupakan penyandang disabilitas dan dibesarkan oleh neneknya.

“Dari kecil Melati dirawat oleh neneknya, karena ibunya sendiri juga penyandang disabilitas dan tidak punya bapak. Kami mendampingi secara bergotong royong, karena mereka dari keluarga tidak mampu. Selama ini korban dan neneknya hidup hanya dari uluran tangan keluarga,” ungkap Wisnu.

Wisnu berharap, Polres Bogor segera memproses laporan tersebut dan pelakunya segera diamankan dan diadili, karena tindakan yang dilakukan sangat bejat dan sudah sepatutnya mendapatkan ganjaran yang setimpal.

“Saya harap Polres Bogor segera menindaklanjuti laporan sesuai hukum yang berlaku, sehingga korban mendapatkan keadilan,” tandasnya.

Sumber: CR-22
Editor: m.hasyim
Foto: njk

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below