8 Luka Akibat Ledakan Bom di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE, 1kata.com – Delapan korban ledakan dua bom di Desa Ujung Pacu, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Sabtu (8/8/2015) malam yang dirawat di Rumah Sakit PT Arun terus membaik. Enam korban sudah kembali ke rumah masing-masing, sedangkan satu korban lainnya masih dirawat di rumah sakit.

Dokter jaga rumah sakit PT Arun Lhokseumawe Rizaluddin saat dihubungi di Lhokseumawe, Minggu (9/9/2015) mengatakan, secara umum kondisi korban ledakan bom sudah membaik, setelah mendapat perawatan intensif sejak Sabtu malam.

Enam korban sudah kembali ke rumah masing-masing, sedangkan satu korban lainnya masih dirawat di rumah sakit. “Secara umum kondisi korban baik, namun hanya ada satu orang bernama Sulaiman Taib harus dirawat inap, karena terkena serpihan di areal mata dan wajah,” ujar Rizaluddin.

Sebelumnya, dua bom rakitan meledak sekitar pukul 21.30 Wib. Bom tersebut berukuran sekitar 30 centimeter, dibalut dengan plastik bewarna hitam.

Akibat letusan bom rakitan tersebut menyebabkan delapan warga luka-luka, sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit PT Arun untuk mendapatkan pertolongan medis.

Masing-masing warga yang terkena bom yaitu, Sulaiman Lidan, Sulaiman M Taib, Sulaiman A Rani, M. Yunus Ubit, Umar, Ramadi, Khaidir dan Tarmizi.

Salah seorang korban Umar mengatakan, saat sedang duduk di warung kopi tiba-tiba salah seorang warga melaporkan kepada dirinya ada ledakan bom sekitar pos jaga desa setempat.

Kemudian beberapa warga bersama dirinya mendatangi lokasi kejadian untuk melihat langsung, setiba di lokasi terlihat ada bekas ledakan di areal paret jalan, tak lama kemudian disusul ledakan kembali dari pos jaga, yang hanya berjarak 50 meter.

“Selang 20 menit dari ledakan pertama, kemudian ada ledakan lagi dari arah pos jaga yang hanya berjarak 50 meter. Sebelum terjadi ledakan, saya sempat lihat ada benda yang berukuran 30 centimeter dan dibalut dengan plastik bewarna hitam di bawah pos jaga,” ujar Umar.

Umar menambahkan, usai ledakan dirinya sempat pulang ke rumah, karena telah terkena serpihan bom di tulang kering, akibat tidak sanggup lagi menahan perih kemudian dibawa ke rumah sakit PT Arun.

Sementara itu, Kapolres Lhokseumawe AKBP Anang Triarsono melalui Kepala Bagian Operasi, Kompol Isharyadi mengatakan, pihaknya langsung mengamankan dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil olah TKP ditemukan, beberapa lempengan besi, bekas batrey, kabel dan bekas timer bom yang meledak, serta bom tersebut jenis rakitan dan radius bisa mecapai 50 meter.

“Kita sudah melakukan olah TKP dan melakukan pengamanan, selain itu kita juga sudah berkordinasi dengan Tim Penjinak Bom (Jibom) Den B Brimobda Polda Aceh Jeulikat Lhokseumawe,” ujar Isharyadi.

Sekitar pukul 00:00 Wib petugas penjinak bahan peledak Den B Brimobda Polda Aceh Jeulikat Lhokseumawe mensterilkan lokasi ledakan.

Sumber: CR-17 || editor: m. hasyim

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below