1.500 Personel Simulasikan Pengamanan Pilkada

PALANGKARAYA, 1kata.com – Sekitar 1.500 anggota Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah, melakukan simulasi pengamanan pemilihan kepala daerah (pilkada).

Kegiatan dilaksanakan di Jalan Yos Sudarso atau kawasan sebelum Bundaran Besar Kota Palangka Raya yang diseolah-olahkan pusat berkumpulnya massa pengunjuk rasa saat pilkada, Jumat (21/8/2015).

“Tujuannya untuk kesiapan, kesiagaan dan antisipasi dari anggota di lapangan jika nanti hal serupa benar-benar terjadi,” kata Kapolda Kalteng, Brigjen Pol Fakhrizal, di Palangka Raya.

Simulasi dua jam itu dimulai dengan peragaan demonstrasi, kemudian massa pendemo yang tidak puas mulai ricuh hingga akhirnya kepolisian bertindak.

Tindakan tegas tersebut dilakukan pihak kepolisian karena para pengunjuk rasa tidak dapat lagi mengendalikan emosinya dengan berusaha merangsek masuk arah Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Tengah.

“Dalam kegiatan ini, kami juga peragakan berbagai upaya dan teknik mengendalikan massa. Kami juga mengantisipasi unjuk rasa yang bisa berkembang anarkis hingga menyebabkan konflik sosial,” kata Fakhrizal.

Pihaknya dalam pengamanan pilkada akan menerjunkan 2/3 kekuatan mulai dari polda, polres hingga polsek. “Personel pengaman pilkada serentak ini 3/3 dari total 6.800 atau sama dengan 4.500 personil,” katanya.

Sumber: CR-17 || editor: m. hasyim

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below