Dana Kelolaan Nasabah BNI Emerald Capai Rp154 Triliun

JAKARTA, 1kata.com – Direktur Bisnis Konsumer PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Corina Leyla Karnalies mengungkapkan pihaknya mencatat dana kelolaan atau asset under management (AUM) nasabah BNI “Emerald” mencapai Rp154 triliun sepanjang 2020 atau tumbuh 12 persen dibandingkan periode sama pada 2019.

Corina Leyla Karnalies menjelaskan, peningkatan terbesar terjadi pada AUM Reksadana yang tumbuh 37 persen, diikuti AUM Obligasi naik 15 persen dan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 10 persen.

“Komposisi tersebut tidak terlepas dari dampak penyesuaian suku bunga,” kata Corina, di Jakarta, Sabtu (2/1/2021).

Menurutnya, penyesuaian suku bunga turut memberikan pilihan yang lebih beragam bagi Nasabah BNI Emerald dalam berinvestasi.

Tren itu, lanjut dia, menunjukkan bahwa nasabah cenderung mendiversifikasi aset dengan membeli obligasi Pemerintah dan reksadana.

Corina juga menambahkan selama 2020 BNI aktif menawarkan obligasi pemerintah, baik obligasi ritel yang bisa dibeli melalui aplikasi BNI Mobile Banking dan BNI Internet Banking, serta Surat Utang Negara (SUN) melalui lelang yang diadakan Kementerian Keuangan setiap Selasa.

Tercatat sepanjang 2020 BNI berhasil memasarkan Rp5,27 triliun obligasi ritel pemerintah.

“Di sisi lain, fee based income yang bersumber dari transaksi nasabah BNI Emerald mengalami pertumbuhan sebesar 17,5 persen dibandingkan pencapaian tahun 2019. Jumlah nasabah BNI Emerald mengalami peningkatan sebesar 12 persen year on year menjadi 92.097 nasabah per tanggal 24 Desember 2020,” ujar Corina.

Sumber: CR-02
Editor: m.hasyim
Foto: istimewa

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below